Valentino Rossi-Diego Maradona: Cerita Sama-sama Takjub Dua ‘Tuhan’

Posted on

Dua legenda pernah bertemu dan sama-sama kagum pada. Valentino Rossi dan Diego Maradona tahu sama tahu bagaimana menghargai yang terbaik.
Rossi dan Maradona ialah legenda di semasing olahraga yang ditekuninya. Rossi jadi salah satunya pembalap terbaik, sesaat Maradona adalah yang terbaik di sepakbola.

Ke-2 nya pernah bertemu. Maradona berkunjung Rossi, waktu balapan di MotoGP San Marino pada 31 Agustus 2008. Maradona nampak bertandang ke paddock Rossi, yang saat itu masih membalap untuk Yamaha. Satu ciuman dikasih ke tangan kanan Rossi saat sebelum race.

Maradona juga dikenal hoby menonton balapan. Dan pujaannya ialah, sudah pasti, Valentino Rossi, yang saat itu masih dengan status juara dunia 6 kali MotoGP.

Maradona bahkan juga menjuluki Rossi selaku ‘Pergelangan Tangan Tuhan’

Panggilan itu dikasih ke The Doctor, seperti panggilan Maradona sendiri yaitu Sang Tangan Tuhan, yang diberi padanya saat membuat gol dengan tangan di Piala Dunia 1986.

Sesudah dikecup Maradona, Rossi juga melejit di Misano. Rossi memenangkan race, habis Casey Stoner alami jatuh. Pembalap Italia itu finish pertama, di atas Jorge Lorenzo dan Toni Elias.

Di paddock, Maradona selanjutnya kembali lagi bertandang ke Rossi. Team Yamaha juga bersorak-sorak menyongsong ke-2 legenda bertemu dengan dekat, dan yel-yel menyongsong Maradona menggema di garasi team Garpu Tala.

 

 

“Saya kembali dan Diego Maradona telah ada di muka saya. Ia merapat dan saya membalas ciuman yang ia beri ke tangan kanan saya di starting grid, tetapi di kaki saya ” kata Rossi, seperti dikutip Marca.

Saat MotoGP kembali pada Argentina pada 2015, Rossi punyai peristiwa istimewa untuk membalas Maradona. Satu kemenangan dia capai di Circuit Termas de Rio Hondo

Rossi juga rayakannya secara tidak biasa. Dia kenakan jersey sepakbola Argentina dengan nomor 10, bernama Maradona.

Pada Rabu (25/11/2020), Maradona wafat. Mantan pemain Boca Juniors, Barcelona, dan Napoli itu alami henti jantung, dan meninggal di usia 60 tahun di Buenos Aires.

Rossi juga memberikan penghormatan terakhir kalinya di sosial media. Pembalap 41 tahun itu menyampaikan selamat tinggal ke Maradona.

“Ciao Diego. Penyihir sepakbola,” cuit Rossi di Twitternya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *