Karena Corona, KONI Sulit Mencari Pendamping Papua di PON 2021

Posted on

Nasib 10 cabang olahraga yang tercoret di PON Papua semakin tidak menentu. Sesudah pernah diusulkan diadakan di propinsi lain, sekarang kembali lagi mandek sebab COVID-19.
Hasil keputusan Rapat Kerja Nasional (Rapat kerja nasional) di akhir Agustus lantas, KONI Pusat pernah mengulas masalah nasib 10 cabang olahraga yang tereliminasi dari mulanya 47 cabang olahraga yang akan ditandingkan dalam tempat PON XX tahun 2021 di Papua. KONI punyai gagasan menandingkan di propinsi lain.

Namun, keadaan itu jadi susah sebab situasi Corona di Tanah Air belum surut, serta condong naik masalahnya. Ini juga turut memengaruhi proses penyeleksian tuan-rumah untuk 10 cabang olahraga yang tercoret.

“Ya, kan, harus dikoordinasikan. Koordinasinya dengan siapa, jika dahulu Papua telah menampik, ada surat dari gubernurnya ,” kata Wakil Ketua KONI Pusat, Suwarno, ke detikSport pada Minggu (20/9/2020).

“Yang ke-2, kan dahulu yang mampu jadi tuan-rumah ialah Jawa Timur. Ketentuan jadi tuan-rumah,kan, membayar sendiri. Nah, dengan situasi COVID apa siap, atau propinsi lain siap, ini banyak (alasan) sebab terhalang COVID. Permasalahannya perlu susah,” ia menerangkan.

Suwarno lalu menerangkan keadaan pemfokusan latihan wilayah ikut juga berefek sebab masih epidemi

Sebagian besar olahragawan wilayah masih berlatih mandiri sebab mereka berdasar dengan prosedur kesehatan COVID-19. “Jadi (memang) susah sekali tempat ini,” katanya.

Walau demikian, bekas Ketua Satlak Sempurna ini pastikan pengaturan terus dilaksanakan mengingat waktu menuju multi-event nasional itu terus berjalan.

“Kami akan mengontak beberapa bagian berkaitan. Bagaimana Papua serta bagaimana calon tuan-rumah. Tetapi pengaturan di masa epidemi ini tidak gampang, ya,” Suwarno mengutarakan.

“Kemungkinan November paling lamban. Soalnya ada gagasan budget 2021,” lanjut ia menyinggung batasan waktu penentuan tuan-rumah 10 cabang olahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *