Barcelona vs Juventus tersaji di matchday paling akhir babak group Liga Champions. Mungkinkah ada tatap muka Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo?
Barcelona dan Juventus ada di Group G. Blaugrana pimpin group dengan 15 point dan Juventus di urutan ke-2 dengan 12 point. Ke-2 team sama-sama sudah mengamankan ticket ke babak 16 besar.

Nah, Barcelona dan Juventus direncanakan berjumpa di Camp Nou pada Rabu (9/12/2020) pagi hari WIB. Ke-2 team berkompetisi untuk merampas status juara group.

Pada tatap muka pertama di Turin, Barcelona menang 2-0. Berarti, Juventus perlu kemenangan 3-0 atau 3-1 untuk ada di pucuk klasemen.

Ronaldo tidak dapat perkuat Juventus waktu kalah atas Barcelona. Penyerang 35 tahun itu mangkir sebab terkena virus Corona. Hal tersebut sekalian menggagalkan tatap muka Messi dengan Cristiano Ronaldo yang telah terikat sengit di laga El Clasico di antara Real Madrid vs Barcelona.

Baca juga : Klopp: Chelsea Favorite Juara Premier League

 

 

Tanda pertanyaan sekarang ke arah Messi. La Pulga tidak dapat ditanggung bermain untuk Barcelona di laga menantang Juventus.

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, telah memarkir Messi di dua laga Liga Champions paling akhir. Waktu tidak ada Messi, Barcelona meraih hasil sip.

Di lain sisi, Barcelona meraih hasil buruk pada tiga pertandingan paling akhir di LaLiga waktu Messi bermain. Ada dua kekalahan dan hanya satu kemenangan.

Messi dan Ronaldo paling akhir sama-sama bertemu di laga El Clasico pada 6 Mei 2018 di Camp Nou. Laga itu usai 2-2, dengan Messi menyumbangkan 1 gol untuk Barcelona dan Cristiano Ronaldo 1 gol untuk Madrid.

Baca juga : Tottenham Vs Arsenal: Kane-Son On Fire, Ini Kata Arteta

 

http://68.183.183.3/ – Juventus seperti kehilangan taring waktu Cristiano Ronaldo mangkir. Direksi Bianconeri menyangkalnya, tetapi seperti apakah faktanya?
Ronaldo tampil kembali di matchday ke-5 Liga Champions menantang Dynamo Kiev pada Kamis (3/12/2020) pagi hari WIB, sebelumnya setelah diistirahatkan waktu Bianconeri hadapi Benevento di Serie A akhir pekan kemarin.

Tiada kedatangan Ronaldo, Juventus ditahan seimbang 1-1 oleh team yang dengan status promo itu. Sesaat waktu Ronaldo tampil di laga menantang Kiev, Juventus malahan menang 3-0, dan Ronaldo turut menyumbangkan sebiji gol.

Tidaklah aneh jika Juventus dipandang keterikatan CR7 musim ini. Lima laga dilewati Juventus tiada pacar Georgina Rodriguez itu, dan hasilnya mereka hanya menang sekali, waktu menggulingkan Kiev 2-0 di matchday pertama Liga Champions.

Sesaat waktu Ronaldo bermain, Juventus tidak pernah kalah. Enam kemenangan dan dua hasil seimbang dicapai Bianconeri. Bahkan juga Ronaldo cuman sekali mangkir cetak gol, yaitu waktu menang 4-1 atas Ferencvaros di matchday ke-3 Liga Champions.

Toh, walau tidak cetak gol, ia menyumbangkan satu assist di laga itu. Berarti, Ronaldo belum pernah mangkir berperanan dalam membuat gol untuk Juventus musim ini.

Tetapi Wakil Presiden Juventus Pavel Nedved malas menyebutkan teamnya sekarang ini begitu tergantung pada Ronaldo

“Ronaldo sedikit kembali cetak 750 gol dalam profesinya, tetapi kami tidak alami keterikatan kepadanya,” kata Nedved ke Sky Sport Italia menjelang laga Juventus vs Dynamo Kiev.

Ronaldo pada akhirnya cetak gol di laga itu, dan sukses membulatkan jumlah golnya jadi 750, 75 salah satunya bersama Juventus. Pria dari Madeira itu sedang jalani musim ke-3 nya di Turin, dan kontraknya masih sisa sampai 2022.

 

 

“Terang, team mana saja akan berasa kehilangan bila pemain setingkat ia mangkir, khususnya beberapa pemain muda. Hadirnya mengganti karakter team, sama seperti yang dikerjakan Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, atau Gigi Buffon,” ikat Nedved.

Direksi Juventus menentang asumsi Sang Nyonya Tua mengalami sindrom Ronaldo dependency, tetapi data dan bukti berbicara kebalikannya selama ini.

Tarik menunggu yang akan datang, apa Juventus dapat terlepas dari dampak Cristiano Ronaldo atau mungkin tidak pada musim ini. Walau dengan bandrol dan upah yang mahal, tidak salah jika mereka sangat memercayakan pemain dari Portugal itu.

 

 

Manchester United tinggal beberapa langkah kembali maju ke 16 besar Liga Champions. MU pengin selekasnya amankan ticket ke babak luruh saat sebelum desakan makin bertambah sebab Desember yang padat.
MU akan melayani Paris Saint-Germain di Old Trafford di matchday 5 Liga Champions, Kamis (3/12/2020) pagi hari WIB. Setan Merah ada di atas angin menjelang laga ini.

Mereka pimpin klassemen Group H dengan 9 point dari 4 laga dan unggul tiga angka atas PSG dan RB Leipzig. Hasil seimbang menantang PSG telah cukup buat mengantarkan MU maju ke set 16 besar.

Manager MU Ole Gunnar Solskjaer mengaku keutamaan amankan ticket ke set 16 besar selekasnya. Apa lagi Manchester United dinanti agenda padat di bulan Desember.

Marcus Rashford dkk akan mainkan sembilan laga di tiga persaingan di sejauh bulan Desember

Solskjaer juga tidak sebatas membidik point untuk bisa lolos, dan juga kemenangan untuk status juara group.

“Bisa lebih cepat bisa lolos, pasti lebih bagus,” tutur Solskjaer dalam pertemuan jurnalis seperti dikutip situs sah club.

“Dengan kemenangan kami akan menjadi juara group, jadi sudah pasti itu kemauan kami.”

“Kami pengin main menyerbu, bertahan secara baik menantang team hebat dengan beberapa pemain teratas, tetapi sudut pandang kami ialah memenangkan laga ini dan kami menjadi juara group,” kata Solskjaer memperjelas.

Hadapi PSG, MU dengan bekal hasil positif yang didapatkan akhir-akhir ini. Mereka menulis empat kemenangan berturut-turut di seluruh persaingan.

Paling akhir, Manchester United menang secara menegangkan atas Southampton di Premier League akhir minggu tempo hari. Sempat ketinggalan 2 gol, MU pada akhirnya kembali menang 3-2 karena gol Bruno Fernandes dan brace Edinson Cavani.