Hari awal Duracore IERC dengan kelompok team diboyong oleh team Gudang Garam. Mereka memimpin dengan menyikat seluruh urutan ke-3 besar.
Gudang Garam Enduro Tim C jadi yang paling cepat dengan waktu catatan paling cepat 4 menit 38 detik. Urutan ke-2 dicapai Gudang Garam Enduro Tim B dengan waktu paling cepat 5 menit 3 detik. Dan urutan ke-3 disikat Gudang Garam Enduro Tim A dengan waktu catatan paling cepat 6 menit 32 detik.

Sesaat untuk kelompok pribadi dimenangi oleh Francois Touraille dengan waktu pintas 7 menit 6 detik. Ajang hari awal diwarnai hujan lebat dan membuat trek semakin susah dilalui beberapa pembalap.

Mengakibatkan, nyaris 50 % keseluruhan peserta harus keluar trek. Bahkan juga ada peserta salah jalan atas nama Yudiza dari tim Young Vanamae yang baru finish jam 4 pagi hari WIB.

Duracore IERC (Indonesia Enduro Rally Championship) adalah kejuaraan balap ketahanan rally yang kesempatan ini ambil jalur dari Gunung Kelud, Kediri ke arah Bromo-Arjuno, Malang. Moment ini akan berjalan sepanjang 3 hari, persisnya pada 20-22 November 2020.

 

 

Keseluruhan peserta 50 timnas dan 50 pribadi. Doni Tata adalah profile besar yang turut memeriahkan moment ini

“Tahun ini lajur IERC benar-benar semakin lebih melawan dibandingkan tahun kemarin. Kemungkinan seputar 3x lipat dibandingkan tahun kemarin, kata Ketua Eksekutor IERC 2020 Edi Kampang, Sabtu (21/11/2020), dalam keluarkannya.

“Bahkan juga ada peserta yang salah jalan. Tetapi mujur seluruh masih berjalan mulus dan aman,” tutur Edi.

Perjalanan turun naik gunung dan ditambahkan hujan lebat membuat trek makin melawan. Aktris Darius Sinathrya dan Fathir Muchtar yang turut memeriahkan, mau tak mau keluar trek sebab hujan lebat bersama beberapa peserta yang lain.

“Walau trek benar-benar melawan, tidak ada peristiwa kecelakaan benar-benar pada hari awal race ini. Pembalap pada keadaan baik seluruh dan tidak ada luka,” papar Edi.

 

 

Kesolidan team benar-benar terbukti di hari awal ini. banyak peserta yang tertinggal dari teamnya sebab minimnya kerja sama. Sesaat pada balapan hari ke-2 yang dikerjakan Sabtu (21/11) ini, beberapa pembalap akan masuk jalur baru dari Batu ke arah Lawang, mengelilingi Gunung Arjuno dan Bromo sepanjang 138 km.

“Balapan ini hari tidak kalah melawan dibandingkan tempo hari sebab beberapa trek benar-benar licin karena hujan lebat tempo hari di Malang Raya,” tutup Edi Kampang, masalah melawannya Duracore IERC.

 

 

Duracore IERC 2020 sudah diawali, Jumat (20/11/2020). Pembalap asing sampai Fathir Muchtar dan selebritis Darius Sinathrya semangat jadi salah satunya pesertanya.
DuraCore IERC (Indonesia Enduro Rally Championship) adalah kejuaraan balap ketahanan rally ini ambil jalur yang berawal dari Gunung Kelud, Kediri menuju Bromo-Arjuno, Malang. Event ini akan berjalan sepanjang 3 hari, persisnya pada 20-22 November 2020.

Tentang hal keseluruhan pesertanya ialah 50 timnas dan 50 pribadi. Doni Tata adalah profile besar yang turut memeriahkan event ini.

Di hari awal, peserta tempuh jalur Gunung Kelud, Kediri, menuju Batu dalam jarak sepanjang 180 KM yang diprediksi dilakukan dalam 7-10 jam. Seluruh peserta sudah mendapatkan tutorial jalur yang dibagi satu hari saat sebelum keberangkatan.

Lajur ini baru disosialisasikan ke peserta pada H-1 saat sebelum balapan hari awal. Ini lah rintangan yang dipersiapkan pelaksana supaya jadi rintangan memikat untuk beberapa pesertanya.

“Kami sudah mempersiapkan jalur dengan saat yang dipastikan. Berlainan dari tahun awalnya, IERC 2020 jalur Gunung Kelud-Bromo Arjuno. Jauh lebih melawan dan benar-benar memerlukan endurance lebih besar,” kata Ketua Eksekutor IERC 2020 Edi Kampang, dalam keluarkannya.

“Motornya bebas, ada yang memakai standard, ada yang special engine. Masalah rider asing dan lokal, secara skill kemungkinan pembalap asing lebih luar biasa, tetapi rider-rider lokal diuntungkan dengan lebih kuasai medan ciri khas Indonesia,” katanya menambah.

 

 

Selain itu ada jalur misteri yang baru didapat peserta ini hari

Ini diinginkan akan melawan beberapa peserta sebab mereka tidak paham akan melalui rintangan apa di jalan sepanjang mengakhiri estafet pertama ini.

Di event Diracore IERC 2020 ini, peserta terbagi dalam 50 team elit nasional dan 28 peserta individu. Ada pula 3 pembalap wanita dalam kelas individu yang mengikut Duracore IERC 2020.

Mereka ialah Irma Ferdiana (Jember), Cha (Banjarbaru), Errin (Banjarbaru). Ada juga pembalap di luar negeri yaitu Francois Touraille, Gilson Gregg, Xhef Cedric dari Perancis.

Selain Darius, ada pula Fathir Muchtar dari kelompok selebritis. Ajang kali ini bukanlah yang pertama sebab dia sempat turut IERC edisi tahun awalnya.
Pada edisi 2019, Fathir mengikut IERC 2019 yang ambil lajur dari Banyuwangi menuju Bromo. Pada ajang Duracore IERC 2020 ini, salah satunya rekanan yang dahulu satu team dengannya, yaitu Darius memilih untuk mengambil class pribadi.

 

 

“IERC ialah event berkualitas tingkat dunia, saya terus mengikutnya. Saya mengharap di Duracore IERC 2020 ini mendapati lebih banyak rintangan dibandingkan IERC 2019 lalu,” papar Fathir.

Sesaat pembalap asing, Greg Hilson, tiba dengan motivasi penuh siap menunjukkan jika motor CRF yang ditungganginya bisa berkompetisi di event kesempatan ini.

Panitia mengaplikasikan aturan keras dalam gelaran ini selaku usaha penjagaan virus corona. Peserta diharuskan kenakan masker, start di atas lapangan besar terbuka, limitasi jarak antar team. Disiapkan tempat bersihkan tangan di sejumlah titik, dan terdapatnya hand sanitizer yang lumayan banyak di sejumlah titik lokasi.

 

Tahun ke-2 DuraCore IERC 2020 akan diadakan pada 20-22 November 2020. Bekas pembalap Moto2 Doni Tata Pradita akan turut mengambil sisi.
DuraCore IERC (Indonesia Enduro Rally Championship) adalah kejuaraan balap ketahanan rally ini ambil jalur yang berawal dari Gunung Kelud, Kediri menuju Bromo-Arjuno, Malang. Tentang hal keseluruhan pesertanya ialah 50 timnas dan 50 pribadi.

Doni Tata adalah profile besar yang akan turut memeriahkan. Selain Doni Tata, ada pula Adies (Malang), Kadex Ramayadi (Bali), dan Rudi Poa (Jakarta).

Sesaat beberapa Team Nasional yang bertanding salah satunya Team Gudang Garam, Team Djava Adventure, Team Buaya Indonesia, Team Masterlang Indonesia, sampai Team Honda CRF.

“Ini tahun ke-2 event IERC, awalnya pada tahun 2019 sudah dilaksanakan event ini dengan start dari Banyuwangi ke Gunung Bromo sepanjang tiga hari,” kata Ketua Eksekutor Edi Kampang dalam keluarkannya.

Duracore IERC 2020 ialah event berprestise rasio nasional pertama yang memakai tehnologi GPS selaku tutorial lajur untuk beberapa pembalap

Dikatakannya kembali beberapa pembalap tidak mengenali lajur trail yang mana akan dilalui sepanjang bertanding. Berarti event ini sediakan rintangan memikat untuk beberapa pesertanya sebagai daya magnetnya.

Hadiah yang dipersiapkan panitia tidak hanya dipersiapkan buat peserta, tetapi pemirsa. Salah satunya ada 3 motor trail Special Engine SND sebesar 225jt, 100 helm Duracore-JPX, dan beberapa ratus pernak-pernik.

Peserta dituntut harus solid dan sama-sama bekerja bersama untuk memperoleh point terbaik. Event ini akan ditayangkan live lewat YouTube Duracore IERC. Juara harian akan dipublikasikan tiap hari jam 21.00 malam, WIB, sepanjang tanggal 20-22 Nov 2020.

“Gelaran ini penuh surprise, sebab map yang ada pada GPS baru dikasih ke beberapa rider H-1 saat sebelum bertanding,” papar Edi Kampang menerangkan.

“Hingga beberapa pembalap akan menjumpai banyak beberapa kejutan sepanjang bertanding. Bermacam halangan dimulai dari rimba, sungai dan gunung siap menyongsong beberapa pembalap,” katanya akhiri.