Real Madrid menuai kemenangannya pada Atletico Madrid di Liga Spanyol. Pelatih El Real, Zinedine Zidane, menyebutkan dua pemain tampil mengagumkan di derby Madrid.
Madrid menuai kemenangan 2-0 atas Atletico dalam pertandingan Liga Spanyol, Minggu (13/12/2020). Karim Benzema dan gol bunuh diri Jan Oblak sebagai pahlawan kemenangan Los Blancos.

Madrid juga jadi team pertama yang memberikan kekalahan untuk Atletico di Liga Spanyol musim ini. Awalnya, Los Colchoneros memetik 8 kali kemenangan dan 1 hasil seimbang.

Dua pemain, Cedera Modric dan Toni Kroos, disebutkan oleh Zidane bermain mengagumkan. Kroos melepas sekitar 90 umpan di sejauh pertandingan, sesaat Modric melepas 77 umpan sepanjang ada di lapangan.

Baca juga : Kantongi Perak Olimpiade 2012, Citra Febrianti Diganjar Bonus

Statistik Modric dengan Kroos waktu Madrid vs Atletico dalam data yang dikutip Opta dapat disaksikan berikut ini.

“Kami harus lakukan banyak usaha. Ini berkenaan mengganti permainan secara cepat dan kami mendapati ruangan dengan kirim umpan diagonal,” kata Zidane di Marca.

“(Modric dan Kross) itu sangat-sangat cemerlang. Mereka mengagumkan. Karim (Benzema) juga…Dan Lucas (Vazquez) itu fantastis, dan (Dani) Carvajal, dan kapten kami (Sergio Ramos), (Raphael) Varane…Semua sangatlah baik,” ia menambah.

Dengan kemenangan ini, Madrid tembus urutan ke-3 klasemen Liga Spanyol dengan perolehan 23 point. El Real tinggal memiliki jarak tiga point dari Atletico Madrid yang berada di urutan kesatu.

Baca juga : Marc Marquez Dipercaya Akan Susah Kembali lagi Hebat Kembali

 

 

Dimitar Berbatov bercerita mengenai perjuangan Cristiano Ronaldo dalam profesi sepakbola. Ronaldo disebutkan menghindar alkohol dan latihan seperti ingin perang.
Berbatov rasakan satu musim bermain bersama Ronaldo di Manchester United, yang persisnya pada 2008/2009. Berbatov saat itu tiba sesudah perkuat Tottenham Hotspur.

Pada periode waktu itu, Berbatov bisa menyaksikan bagaimana dedikasi Ronaldo di sepakbola. Penyerang asal Portugal itu latihan benar-benar keras dan menghindar konsumsi yang dapat mempengaruhi kesehatan selaku olahragawan.

“Saya mujur dapat share satu musim dengannya, tiap sesion latihan dengannya seperti perang, tetapi saya tidak memikir ada yang jelek mengenai kemauan untuk memenangi segala hal,” kata Berbatov seperti diambil dari Marca.

“Ia anak yang bagus, ia membahagiakan dan pengasih, tetapi bahkan juga di acara pesta Natal ia benar-benar profesional,

saya tak pernah menyaksikannya minum (alkohol) bahkan juga di acara itu,” tambahnya.

“Ia benar-benar waspada pada dianya sendiri; ia tiba ke latihan lebih cepat dan ada di gym, dan ia akan menambahkan jatah latihan untuk latihan tembak ke gawang. Selanjutnya ia akan mengakhirinya dengan berenang saat sebelum kembali pada gym.”

Simak juga: Ronaldo Tidak Pernah Kira Messi selaku Pesaing
Ronaldo dan Lionel Messi ialah dua pemain sepak bola yang sering sama-sama dibandingkan kehebatannya. Berbatov menampik masuk pada pembicaraan itu.

“Saat Cristiano pensiun, sudah pasti, bintang-bintang lain akan banyak yang datang. Tetapi, sampai ia dan Messi menggantung sepatu, kami tidak mengetahui ukuran ke-2 olahragawan ini yang umum kami saksikan tiap hari.” Berbatov memperjelas.

 

Sevilla Futbol Klub ialah club sepakbola Spanyol yang bertempat di kota Sevilla. Sevilla dibangun pada tanggal 14 Oktober 1905 dan Presiden pertama club ialah D. José Luis Gallegos. Tahun 1914.
Di bawah instruksi pelatih baru Joaquín Caparrós, Sevilla juga bangun dengan memenangkan Segunda Seksion musim 2000/2001.

Sesudah melalui musim La Liga yang cuman finis di papan tengah, Sevilla pada akhirnya dapat finis di pos ke enam musim 2003/2004 yang meraih ticket bertanding di Piala UEFA. Di gelaran Piala UEFA musim 2004/2005 Sevilla haarus tersisih cepat di babak delapan besar oleh club Parma, tetapi di La Liga Sevilla menjaga tempatnya dengan finis di pos ke enam kembali.Zaman tahun 1970-an sampai 1980-an, perjalanan Sevilla cuman habiskan musimnya di La Liga dengan tempati status yang bergelombang dan umumnya Sevilla cuman finis di papan tengah klasemen.

Riwayat Club Bola SEVILLA FC

Akhir musim 1996/1997 Sevilla turun kembali ke Segunda Seksion. Sevilla baru dapat bangun untuk naik ke La Liga sesudah musim 1998/1999 ada di pos ke-4 Segunda Seksion. Tetapi Sevilla cuman satu musim di La Liga sebab akhir musim 1999/2000 Sevilla terdegradasi kembali ke Segunda Seksion.

Masuknya pelatih Juande Ramos dan beberapa pemain baru seperti Andrés Palop dari Valencia, Julien Escude dari Ajax, Javier Saviola dari Barcelona, Luis Fabiano dari Porto dan Frederic Kanoute dari Tottenham Hotspur, pada akhirnya dapat mengusung perform Sevilla dan pecahkan 58 tahun non gelar club dengan meraih gelar Piala EUFA tahun 2006 sesudah menaklukkan club Middlesbrough 4-0 di babak final.

Sevilla sukses meraih Piala Super UEFA dengan menaklukkan Barcelona. Musim 2006/2007 Sevilla meraih piala Copa del Rey dan menjaga Piala UEFA kembali dengan menaklukkan sama-sama club Spanyol, Espanyol di babak final dan di liga lokal, Sevilla sukses finis di pos ke-3 yang mendapatkan ticket bermain pertamanya kali di Liga Champions.

Tanggal 26 Oktober 2007 si pelatih Juande Ramos lebih pilih untuk memundurkan diri dari Sevilla dan tergabung ke Liga Inggris, Tottenham Hotspur. Sevilla pada akhirnya mengusung pelatih Sevilla B, Manolo Jiménez untuk latih team khusus.

Tetapi pada perjalanan kariernya di Sevilla beliau cuman dapat berkompetisi di lima besar La Liga dan memberi piala Copa del Rey ke-5 tahun 2010 sesudah menaklukkan Atletico Madrid di babak final. Sebab tidak berhasil loloskan Sevilla di babak playoff Liga Champions, Jimenez juga dihentikan dan ditukar oleh Gregorio Manzano.

Tetapi Sesudah bawa Sevilla finis di pos ke-5 La Liga, Manzano juga lebih pilih pindah ke club Atletico Madrid dan Sevilla langsung menunjuk Marcelino García Toral jadi pelatih baru pada musim 2011/2012.
Sevilla mengguanakan Stadion Ramón Sánchez Pizjuán untuk mengadakan laga kandangnya. Sevilla memiliki panggilan selaku Sevillistas, Los Rojiblancos (Red-Whites) dan Los nervionenses.

Prestasi Sevilla:

1 kali Juara La Liga: Tahun 1946
5 kali Juara Piala Spanyol: Tahun 1935 ; 1939 ; 1948 ; 2007 ; 2010
1 kali Juara Piala Super Spanyol: Tahun 2007
2 kali Juara Piala UEFA: Tahun 2006 , 2007 , (Europa League) 2015 , 2016
1 kali Juara Super UEFA: Tahun 2006
4 kali Juara Segunda Seksión: Tahun 1929 ; 1934 ; 1969 ; 2001

Real Madrid bertemu dengan Borussia Moenchengladbach dalam kelanjutan Liga Champions. Pelatih Zinedine Zidane minta anak asuhannya bawa semangat di El Clasico untuk laga ini.
Madrid tampil kompak waktu menaklukkan Barcelona 3-1 di LaLiga di akhir pekan kemarin. Di gelaran bertema El Clasico itu, Los Blancos hanya kalah tipis perebutan bola dengan 48 % berbanding 52 %.

Agresifnya Madrid mendobrak pertahanan Barcelona dapat nampak dari jumlah shooting yang dilepaskan. Ada 9 eksperimen yang ke arah gawang dari 15 usaha. Barcelona malah hanya dapat melepaskan 10 shooting dengan 4 yang ke gawang.

Kemenangannya pada Barcelona sekalian hentikan runtutan kekalahan Madrid. Team garapan Zidane awalnya kalah berturut-turut dari Cadiz di LaLiga serta Shakhtar Donetsk di Liga Champions.

Madrid seterusnya hadapi Gladbcahi Borussia-Park, Rabu (28/10/2020) pagi hari WIB. Zidane pengin anak asuhannya tampil seperti waktu jalani laga penuh gengsi menantang Barcelona.

“Kami suka dengan yang kami lakukan di laga El Clasico serta kami selalu menjaga apakah yang kami lakukan di situ. Kami bermain baik selaku team sepanjang 90 menit serta esok kami sadar jika kami bermain menantang satu diantara musuh susah kami harus siap sejauh laga serta berusaha untuk mengulang seperti pertandingan akhir pekan lalu,” kata Zidane seperti diambil dari situs resmi club.

“Permainan yang kami lakukan di El Clasico ialah yang kami perlukan esok. Laga ini akan susah serta kami harus fokus dengan yang kami lakukan di lapangan,” tambahnya.

Zidane tidak menerangkan apa akan merotasi pemain menantang Gladbach. Pelatih dari Prancis seperti akan turunkan starter yang tidak berbeda jauh waktu menantang Barcelona.

“Kami sadar bawah musim ini benar-benar panjang serta kami memerlukan seluruh pemain. Saya terus menjelaskan hal tersebut serta saya tetap akan mengulangnya. Kami mempunyai masalah dengan pemain di pemain tengah kanan, tapi ada pemain yang lain dapat tempati status ini serta tidak ada masalah dalam hal tersebut,” Zidane memperjelas.

Real Madrid menuju El Clasico dengan seburuk-buruknya bekal. 2 kekalahan berturut-turut membuat tidur Zinedine Zidane tidak akan pulas.
Madrid menerima kekalahan saat melayani Shakhtar Donetsk di Estadio Alfredo Di Stefano, Kamis (22/10/2020) pagi hari WIB di Matchday I Liga Champions. Los Blancos tampil jelek serta telah kecolongan 3 gol di babak petama.

Gol Tete, gol bunuh diri Raphael Varane, serta gol Manor Solomon membuat Madrid tertekan. Usaha untuk selamatkan laga di babak ke-2 hanya membuahkan 2 gol, semasing dari Cedera Modric serta Vinicius Junior.

Ini ialah kekalahan ke-2 Madrid sesudah dari Cadiz di Liga Spanyol akhir pekan kemarin. 2 kekalahan berturut-turut jelas bukan tanda-tanda bagus menuju El Clasico melawan Barcelona di Camp Nou, Sabtu (24/10) malam kedepan.

Pelatih Madrid Zinedine Zidane cuek dengan beberapa pendapat yang menyelimutinya beberapa hasil teamnya terakhir

Dia hanya ingin team selalu tenang serta konsentrasi mengubah keadaan.

“Saya tidak harus memberi respon apa saja. Kami akan menuju ke pertandingan hari Sabtu kelak di sore hari jam 4 serta kami akan siap-siap karena itu awalnya. Apakah yang dapat saya sebutkan mengenai pemikiran beberapa orang? Tidak ada,” katanya di website resmi club.

“Kita akan melihat. Untuk kami, penting untuk selalu tenang saat ini serta apa saja jawaban saya tidak positif. Ini malam yang jelek serta kami akan menggantinya,” tambah pelatih dari Prancis ini.

Tetapi bagaimanapun kekalahan berturut-turut mengganggu Zidane. Tidurnya tidak akan begitu nikmat dalam kurun waktu dekat ini, terutamanya mendekati El Clasico di akhir pekan.

“Ini kekalahan yang susah untuk diterima. Ini hari ialah hari jelek serta esok kami akan siap-siap untuk laga hari Sabtu serta konsentrasi ke pertandingan selanjutnya,” kata Zidane.

Pernah ada opini yang mengatakan jika Real Madrid bukan favorite juara Liga Champions musim ini. Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, ketawa sebab hal tersebut.
Madrid ialah team paling sukses di Liga Champions. Keseluruhan ada 13 piala yang telah dimenangi dengan 3 gelar paling akhir didapatkan dengan berturut-turut atau 4 gelar dalam 7 musim paling akhir.

Tetapi, Real Madrid alami pengurangan semenjak keperginya Cristiano Ronaldo. Di 2 edisi paling akhir, Los Blancos tersisih di babak 16 besar.

Di Liga Champions 2020/2021, perjalanan Madrid tidak akan gampang. Team garapan Zinedine Zidane masuk di Group B bersama Shakhtar Donetsk, Inter Milan, serta Borussia Moenchengladbach.

Ada opini yang mengatakan Real Madrid musim ini susah jadi juara Liga Champions

Tim Los Blancos tidak ada perombakan. Salah satunya opini atau penilaian itu keluar dari Jorge Valdano sebagai mantan pemain Real Madrid.

Conte tidak pahami dengan penilaian berkaitan Madrid bukan favorite. Pelatih dari Italia itu justru ketawa waktu dengar asumsi itu.

“Saya tidak paham apa kami dipandang seperti favorite di group ini,” kata Conte dalam pertemuan jurnalis menjelang Inter vs Gladbach, yang diambil Marca.

“Real Madrid mempunyai pemain penting yang sudah memenangi Liga Champions seringkali. Itu membuat saya ketawa saat dengar jika Real Madrid bukan favorite. Penilaian semacam itu selalu harus serius,” Conte memperjelas.

Di lain sisi, Conte tidak punyai pengalaman yang baik di Liga Champions. Cara terjauhnya jadi pelatih hanya sampai perempat-final.

nter Milan diisukan untuk salah satunya arah Lionel Messi bila tinggalkan Barcelona kelak. Esteban Cambiasso mengatakan sikapnya berkaitan berita itu.
Inter jadi salah satunya club yang banyak dihubungkan dengan Messi, saat bintang 33 tahun itu mengatakan ingin tinggalkan Barcelona di bursa transfer kemarin. Club yang lain dikaitkan dengannya ialah Manchester City.

Salah satu perihal yang memberikan keuntungan Inter ialah pajak yang rendah di Italia, seperti pernah diutarakan sisa agen Messi, Josep Maria Minguella. Inter sendiri disangka telah lama punya niat mengambil Messi.

Mantan Presiden Inter Massimo Moratti sampai yakini jika Nerazzurri punyai sumber daya untuk merealisasikan transfer itu dengan suport Suning Grup. Messi sendiri memang gagal berpindah di bursa transfer musim panas tempo hari, tetapi masih kesempatan keluar masih terbuka benar-benar lebar.

Kontraknya habis di Juni 2021 kedepan, hingga tim-tim penggemar dapat mengambilnya dengan gratis

Bekas pemain tengah Inter serta timnas Argentina Esteban Cambiasso diberi pertanyaan masalah peluang Lionel Messi gabung La Beneamata.

“Messi-Inter? Saya tidak ikuti bursa transfer. Saya tetap menanti sampai itu usai dan membuat penilaian,” katanya diambil AS.

“Faktanya menjelaskan jika Leo masih di Barcelona serta ia masih terpacu untuk bermain bersama Blaugrana. Kita ingin lihat permainannya lagi, permainannya yang terbaik.”

“Apa ia bahagia? Saya pikir ia bahagia, seperti umumnya,” tambah pria yang pensiun di 2017 lalu itu.

 

Memphis Depay tidak jadi gabung Barcelona di bursa transfer musim panas ini. Depay masih membuka peluang untuk pindah pada bursa bulan Januari nanti.
Depay jadi incaran Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu. Pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman, berniat memboyong Depay dari Olympique Lyon ke Camp Nou.

Kepindahan Depay ke Barcelona pun terlihat sudah sangat dekat. Lyon sudah mengabarkan jika pemain asal Belanda itu telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Barcelona.

Lyon bahkan membuka kesempatan bagi Barcelona untuk menyelesaikan transaksi, termasuk dengan memberikan discount harga. Klub Ligue 1 itu hanya meminta bayaran 25 juta euro untuk Depan.

Itu tak lepas dari situasi kontrak Depay. Kontrak mantan pemain PSV dan Manchester United itu akan segera habis pada Juni 2021.

Tapi. pada akhirnya tidak ada transfer yang terwujud. Gagal kesepakata transfer ke Barcelona itu membuat Depay kecewa.

Untuk saat sekarang, Depay akan konsentrasi penuh ke Lyon. Dengan kontraknya yang akan selesai pada tahun depan, pemain berusia 26 tahun itu membuka kesempatan untuk pindah ke Barcelona, dan juga klub-klub lain, di Januari nanti.

“Kita lihat saja nanti,” ujar Depay saat ditanya soal kemungkinan pindah ke Barcelona di masa depan, seperti dikutip Sport.

“Kite akan segera mendekati di bulan Januari. Kita harus memantau bagaimana situasinya. Bukannya saya pasti akan pindah, tapi mungkin akan ada beberapa klub yang mendekati saya segera.”

“Saya berusia 26 tahun dan hampir gratis, jadi kalian bisa memprediksi klub-klub akan tertarik kepada saya, kan?” kata Memphis Depay menambahkan.